Mengenal Asal Usul Nama Barbershop dan Tiang Merah Biru Putih

M

Dulunya, masyarakat kita terutama kaum pria hanya mengenal tempat cukur atau potong rambut di bawah pohon maupun di salon-salon saja. Bukan hanya mencukur atau memotong rambut biasa, bahkan modelnya pun juga dapat disesuaikan. Namun, seiring berkembangnya zaman, istilah tempat cukur berubah menjadi barbershop. Tentunya istilah ini muncul karena dipicu oleh suatu alasan tertentu. Maka dari itu, mengenal asal usul nama barbershop menjadi pembahasan yang menarik untuk kita ketahui.

Artikel ini disponsori oleh Barbershop Medan

Mengenal Asal Usul Nama Barbershop

Kata barber sendiri berasal dari bahasa latin yaitu barba. Dimana memiliki arti yaitu janggut. Janggut yang dimiliki oleh setiap laki-laki telah berubah menjadi simbol kekuatan serta intelegensi yang tentunya harus dirawat dengan baik dan teratur.

Pada tahun 296 sebelum Masehi, bangsa Roma telah mengakui dirinya di hadapan orang banyak sebagai ahli dalam memberikan pelayanan jasa potong rambut. Saat awal kemunculannya, barbershop tidak langsung mendapatkan sambutan yang baik dari kalangan elit kerajaan. Pasalnya, mereka memiliki tukang cukur pribadi yang keahlian dan keterampilannya lebih mumpuni.

Barbershop Pada Abad Pertengahan

Mengenal asal usul nama barbershop pasti akan bermula dari perkembangan barbershop sendiri di abad pertengahan. Awal perkembangannya, diawali dari abad pertengahan di Eropa. Saat masa itu, barbershop tidak hanya berperan untuk memberikan pelayanan potong rambut saja, melainkan juga menyediakan jasa pencabutan gigi, operasi, pembedahan, hingga penyedotan darah dengan memanfaatkan lintah sebagai media pengobatan.

Kemudian, karena melihat potensi yang ada, pemerintah Prancis pada waktu itu memberlakukan izin kepada para tukang bedah dengan keahlian yang masih amatiran untuk mendirikan serikat pekerja. Selain itu, juga memberikan izin agar mendalami ilmu bedah profesional di sebuah fakultas kedokteran yang ada di Paris University.

Awal Mula Tiang Barbershop

Mengenal asal usul nama Barbershop, juga akan berkembang hingga adanya kemunculan tiang barbershop. Tiang barbershop ini mulanya menunjukkan warna putih dengan merah dan biru. Warna ini berasal dari kebiasaan para tukang sedot darah yang selalu menjemur perban yang sudah dipakai. Perban ini dalam kondisi berlumuran darah. Karena dijemur di tiang dan tertiup angin, maka perban tersebut berputar dan melilit sehingga menghasilkan variasi warna merah dan putih. Seiring berjalannya waktu, tiang ini menjadi sebuah simbol yang menandakan adanya tempat barbershop di tempat tersebut yang dapat diketahui oleh khalayak umum.

Bagi sebagian orang, kebiasaan tersebut dirasa mengganggu dan menjijikkan. Maka terdapat pemikiran untuk membuat tiang putih, merah dan biru yang sengaja dicat. Dimana warna-warna ini kemudian memiliki arti tersendiri, putih yang mencerminkan perban, merah yang artinya aliran darah, dan warna biru sebagai gambaran urat atau pembuluh darah.

Kemudian terdapat bulatan di atas tiang sebagai perwujudan baskom sebagai wadah penyimpan lintah dan bulatan di bawahnya lagi merupakan baskom sebagai penampung darah. Demikianlah bagaimana kita dapat mengenal asal usul nama barbershop yang saat ini tidak lagi digunakan sebagai klinik sedot darah, melainkan dialihfungsikan sebagai tempat potong rambut.

About the author

Autobild

Add Comment

By Autobild

Autobild

Get in touch

Quickly communicate covalent niche markets for maintainable sources. Collaboratively harness resource sucking experiences whereas cost effective meta-services.