Kesalahan Pemasaran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula Saat Gunakan Medsos

K

Kesalahan Pemasaran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula Saat Gunakan Medsos – Media sosial (medsos) memang menjadi strategi marketing yang sudah sangat umum dilakukan semua jenis bisnis atau usaha. Akan tetapi ternyata hingga sekarang masih ada banyak sekali jenis bisnis yang melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Tiap media sosial marketing butuh yang namanya pendekatan, strategi, dan juga cara penggunaan yang berbeda – beda. Nah, agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama, yuk hindari beberapa hal di bawah ini apabila Anda memang akan menggunakan lewat media sosial. Pebisnis pemula wajib tahu, ya!

Kesalahan Pemasaran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula Saat Gunakan Medsos

Asal melakukan promosi dan tidak memiliki rencana

Marketing butuh perencanaan, begitu pun dengan marketing lewat media sosial. Anda harus pertimbangkan tujuan, anggaran, kebutuhan sumber daya, serta tindakan yang akan diambil, dan bagaimana Anda akan ukuran hasil yang didapat. Strategi pemasaran lewat media sosial tanpa ada rencana yang tepat hanya akan membuang waktu, uang, dan tenaga.

Tidak mempunyai konten yang bagus

Ya, Anda di sini juga harus memperhatikan kualitas konten untuk media sosial. Silakan cari tahu yang lagi jadi topik pembicaraan warganet atau pun netizen. Ketahui pula apa saja yang ingin diketahui audience tentang brand Anda. Tanpa adanya informasi serta tampilan yang bagus, Anda nanti pasti akan kehilangan followers. Konten yang bagus juga akan dorong terjadinya interaksi dengan audience, lalu interaksi tersebut akan bangun hubungan baik antara audience dan brand untuk tingkat hasil penjualan.

Salah dalam menentukan target pemasaran

Sering sekali pebisnis menilai bahwa keberhasilan media sosial adalah dari jumlah pengikutnya, seperti halnya jumlah followers di Instagram atau pun jumlah fans di Facebook. Jangan terlalu bangga saat jumlah pengikut Anda berkembang cepat. Sebab, yang harus Anda perhatikan di sini adalah dampak marketing media sosial pada bisnis Anda. Apabila followers semakin banyak, tetapi transaksi penjualan tak kunjung meningkat, itu artinya arah pemasaran media sosial Anda kurang tepat.

Tidak mau membangun komunikasi

Media sosial merupakan tempat untuk bersosialisasi yang mengharuskan adanya interaksi. Begitu pula apabila Anda gunakan media sosial sebagai saranan pemasaran. Kami sarankan agar dalam setiap promosi atau pun postingan bisa menarik interaksi dengan pengikut media sosial bisnis Anda. Semakin Anda bisa berkomunikasi dengan followers, maka mereka akan semakin percaya dan juga lebih mudah dalam melakukan pembelian. Media sosial satu arah dan tak menimbulkan komunikasi, hanya akan menjadikan followers Anda ragu dengan kesungguhan bisnis yang sedang Anda jalankan, lalu enggan melakukan transaksi.

Hanya mengenai bisnis Anda

Tanpa disadari saat memutuskan untuk buat media sosial untuk bisnis, kadang kalanya Anda hanya membicarakan mengenai bisnis Anda sendiri, sehingga Anda menghilangkan interaksi dengan orang lain. Apabila Anda memang ingin media sosial marketing berhasil, maka Anda harus bisa mendekati penonton Anda. Silakan buat konten yang bagus sesuai minat dan norma dari pengikut Anda, sehingga merasa nanti akan merasa tertarik dengan konten sekaligus mengenal bisnis Anda.

Baca Juga : Arti Endorse Instagram dan Pengaruhnya dalam Penjualan Online

Tidak memberikan informasi secara lengkap

Saat membuat strategi pemasaran lewat media sosial, diharapkan agar Anda tidak sampai lupa untuk cantumkan informasi tentang brand bisnis Anda secaa lengkap dan singkat. Pengguna media sosial tak akan bisa kenal dan mau berhubungan dengan Anda apabila mereka tak tahu siapa Anda.

Itulah beberapa kesalahan pemasaran yang sering dilakukan pebisnis pemula saat gunakan medsos. Semoga informasinya bisa bermanfaat.

About the author

Autobild

Add Comment

By Autobild

Autobild

Get in touch

Quickly communicate covalent niche markets for maintainable sources. Collaboratively harness resource sucking experiences whereas cost effective meta-services.