Mengenal Sistem Pendingin pada Mesin Diesel

M

Tidak berbeda jauh dengan mesin bensin, ternyata mesin diesel juga memiliki suhu kerja ideal yang mirip, yaitu sekitar 82 sampai 92 derajat celcius. Panas yang ada pada mesin diesel sangat dibutuhkan agar bisa mempermudah terbakarnya bahan bakar pada mesin diesel. Namun tidak berarti mesin diesel tidak bisa terkena gejala overheating. Bila cooling system mengalami masalah, maka gejala overheating pun bisa saja terjadi. Sistem pendingin pada mesin diesel adalah sistem dengan sirkulasi tertutup. Sehingga kecil kemungkinan berkurangnya fluida yang ada pada sistem pendinginan mesin.

otoseken.gridoto.com

Mengenal Sistem Pendingin Pada Mesin Diesel

Sistem pendingin mobil akan mensirkulasikan cairan pendingin pada seluruh mesin untuk membuang panas yang timbul karena pembakaran dan juga gesekan. Ia memakai dasar pemindahan panas. Panas akan berpindah dari sumber yang satu ke sumber panas yang lebih dingin. Sumber panas dan juga sasaran panas bisa berupa cairan, logam atau udara. Jika perbedaan suhu semakin jauh, tentu akan semakin banyak panas yang akan berpindah.

Beberapa komponen dasar sistem pendingin pada mesin diesel di antaranya adalah water pump, oil cooler, lubang pada engine block dan cylinder head, temperature regulator dan rumahnya. Radiator, radiator cap dan juga hose, serta pipa penghubung. Biasanya tambahan kipas digerakkan oleh tali kipas yang berada di dekat radiator. Kipas ini berguna untuk menambah aliran udara. Dengan demikian, perpindahan panasnya akan lebih baik.

Water Pump

Water pump merupakan sebuah komponen yang terdiri dari impeller dengan berbagai kipas yang berbentuk kurva di dalam rumah water pump. Jika impeller berputar, maka baling-baling kurva akan mengalirkan air menuju ke bagian luar rumah water pump tersebut.

Pendingin Oli atau Oil Cooler

Berasal dari saluran keluar water pump, cairan pendingin akan mengalir pada bagian oil cooler. Oil cooler terdiri dari satu set tabung yang ada di dalam rumahnya. Dalam contoh mesin diesel, cairan pendingin mengalir melewati tabung membuang panas oli yang berada di sekeliling tabung. Oil cooler akan membuang panas dari oli pelumas. Dengan demikian, sifat dan konsentrasi oli bisa tetap terjaga.

After Cooler

Dari bagian oil cooler, cairan pendingin nantinya mengalir ke engine block atau ke bagian aftercooler. Untuk engine yang dilengkapi dengan turbocharger, ada beberapa engine yang memakai turbocharger yang mengenakan jaket water pump aftercooler. Dengan demikian, cairan pendingin akan mengalir ke sana.

Aftercooler akan membuang panas dari udara yang telah masuk di bagian jacket water aftercooler. Sistem pendingin akan membuang panas dari udara. Konstruksi aftercooler seperti radiator, dilengkapi dengan tabung serta sirip. Udara panas yang ditekan oleh turbo akan melewati sirip dan memindahkan panas pada air pendingin yang ada di dalam tabung.

Cylinder head

Air pendingin akan bergerak dari lubang yang terdapat pada engine block menuju pada silinder head. Mengambil panas dari valve seat dan juga valve guide.

Radiator

Bila regulator membuka, maka air pendingin akan mengalir lewat selang atau pipa ke bagian atas radiator yang mengambil panas engine. Di dalam radiator situasinya akan dibalik, air pendingin akan melepas panas ke atmosfer. Di dalam radiator, air pendingin akan mengalir dari atas ke bawah tabung dan juga sirip yang bekerja sama membuat panas.

Radiator biasanya dipasang dimana udara yang paling banyak dan juga pembuangan panasnya paling baik. Sistem pendingin yang bertekanan akan membantu mencegah air radiator mendidih di tempat operasi yang posisinya lebih tinggi. Jika berada di permukaan yang lebih tinggi, tentu titik didihnya akan turun. Jika sistem pendingin tidak bertekanan, air pendingin bisa cepat mendidih. Jadi kerusakan mesin akan terjadi lebih cepat.

Berbagai macam sistem pendingin pada mesin diesel sudah anda ketahui. Dengan demikian, anda ada akan tahu seperti apa kinerja sistem pendingin yang terdapat pada mesin diesel yang anda miliki.

About the author

Autobild

Add Comment

By Autobild

Autobild

Get in touch

Quickly communicate covalent niche markets for maintainable sources. Collaboratively harness resource sucking experiences whereas cost effective meta-services.